Rabu, 23 Maret 2011

Honda Supra Rangka Knock Down

 

Rangka asli Honda Supra besutan Budi ini hanya disisakan sektor centerbone aja. Frame tengah hingga buritan sudah dibabat habis ke akar-akarnya. "Centerbone dipertahankan agar tetap berfungsi sebagai dudukan mesin," bilang Dana Prasetya, sang modifikator.

Karena rangka buritan sudah buntung, Dana sudah mempersiapkan planning penggantinya. Sebagai penopang jok, dibuatkan rangka baru sistem knock down. Pipa berdiameter 2/8 dim jadi bahan pokoknya. 
Setelaelah selesai didesain, rangka baru lantas dibaut pada centerbone. Sistemnya memang bisa bongkar-pasang. Agar tampilannya terlihat keren aja tidak ada maksud lain," beber modifikator yang dipanggil Gondez ini. 

Dari rangka baru yang knock down inilah jok berikut cover samping dengan mudah terpasang. Ini kali Gondez memang tidak mau neko-neko. Menginginkan tampilan motor terlihat sesimpel mungkin. Makanya dia sengaja menonjolkan rangka, tanpa bungkus cover bodi. Termasuk keberadaan swing arm.

Punggawa GDZH Custom Rebuilt Jombang ini sengaja mendramatisir desain swing arm. Modelnya sengaja dibikin ribet biar tampilan menjadi lebih terkesan sangar. Inspirasinya dari MadAss yang dikolaborasi dengan model rangka pada Ducati Streetfighter. 

Selain ingin mengenalkan ciri dalam bentuk dan desain modifikasinya, Donny juga punya misi untuk ikut mengembangkan motif Indonesia. "Tapi, karena selama ini motif nasional itu identik dengan motif Jawa. Untuk itu saya ingin membuat sesuatu yang berbeda," lanjutnya.

Ini kali dia airbrush GL-Pro ini dengan hijau gold. "Warna ini mencirikan kampung halaman saya, Riau," lanjut pria asal Pekanbaru, Riau ini. Kelir ini memang acap juga dipakai dalam kain tenun atau songket dari ranah Melayu.

Selain itu di bagian tengah tangki juga dibuatkan semacam garis yang menggunakan motif batik. "Motif seperti itu jika didesain dengan pas juga cocok buat motor dengan aliran modifikasi sangar seperti ini," tambah pria bertubuh gelap.

Ide dari budaya lokal? Kenapa tidak, Bro!

Honda GL- Pro, Hantu Laut Style

Nama bengkel Hantu Laut (HL) lebih dulu terkenal di komunitas drag VW. Tapi, saat ini bengkel di bawah  koordinasi Donny Batax ini juga sedang intens dengan roda dua. Fokusnya dengan tampilan chopper dan cafe racer.  Hebatnya, bengkel ini berani mengklaim punya style dan ciri khusus yang pasti bisa ditemui di semua karya modifnya.

"Kami ingin ketika hasilnya sudah di jalanan, orang langsung tahu kalau itu keluaran HL, bukan dari bengkel A atau bengkel B," pasti Donny bersemangat.

Omong-omong apa sih cirinya itu, Bro?  "Ciri yang pertama, rangka utama yang di bawah tangki dibikin naik atau lebih tinggi dari standar," tegas Donny yang juga bilang kalau ketinggian sudah disesuaikan dengan postur si pemilik dan juga dimensi utuh motor.

Akibat ubahan seperti ini, jarak antara rangka dan bagian atas mesin jadi lebih lebar dari semula. "Enggak masalah sebab memang ruang kosong seperti itu cocok buat gaya chopper seperti ini," lanjut pemilik bengkel di Jl. H. Nawi, Gg. H. Jeni, No. 78, Jakarta Selatan ini. 

Sedangkan ciri berikutnya adalah adanya bentuk segitiga kosong di bawah jok. "Saya sebutnya rangka cangcut karena segitiga mirip celana dalam," kekeh pria berpostur tegap ini.

Donny kukuh mempertahankan seperti ini karena mempunyai filosofi yang kuat. "Saya enggak mau menutupi hal yang jelek seandainya ada, karena itu biarkan saja rangka terbuka dan bisa dilihat semua orang. Enggak ada yang ditutupi cover bodi," cuapnya panjang lebar. 

Dengan begini Donny yakin bisa tetap bertahan. "Jika enggak suka dengan ciri seperti ini monggo cari bengkel lain," tegas pria berprinsip ini. 

Selain ingin mengenalkan ciri dalam bentuk dan desain modifikasinya, Donny juga punya misi untuk ikut mengembangkan motif Indonesia. "Tapi, karena selama ini motif nasional itu identik dengan motif Jawa. Untuk itu saya ingin membuat sesuatu yang berbeda," lanjutnya.

Ini kali dia airbrush GL-Pro ini dengan hijau gold. "Warna ini mencirikan kampung halaman saya, Riau," lanjut pria asal Pekanbaru, Riau ini. Kelir ini memang acap juga dipakai dalam kain tenun atau songket dari ranah Melayu.

Selain itu di bagian tengah tangki juga dibuatkan semacam garis yang menggunakan motif batik. "Motif seperti itu jika didesain dengan pas juga cocok buat motor dengan aliran modifikasi sangar seperti ini," tambah pria bertubuh gelap.

Ide dari budaya lokal? Kenapa tidak, Bro!

Modif Mega Pro Hypermoto Special Turing


Bentuk visual apik dan fungsi menjadi konsep utama Agung Nugroho Setyawan dalam merangkai modifikasi Honda Mega Pro. Punggawa One Brutalle Modification (OBM), Banjarnegara ini mengaplikasi konsep Ducati Hypermotard sebagai acuan.

Hypermotard secara desain mirip dengan supermoto. Namun motard biasanya lebih gede. Oleh modifikator beken disapa Wawan ini, coba ditonjolkan guratan bodi yang memiliki nilai artistik ala negeri Pizza, Italia. Tapi, untuk tangki dia malah comot dari Tiger Revo.  

"Sebab secara bentuk pas. Tidak terlalu kecil dan juga tidak kedodoran. Asyiknya lagi, tangki Revo juga memiliki dudukan baut sayap tangki dan langsung bisa difungsikan," jelas ayah satu putri. 

Perhitungannya tepat, tangki ini punya dua dudukan sayap orisinal, tentu saja aplikasi untuk pemasangan sayap baru tidak mengalami kesulitan. Selain itu, sekarang  lampu sein juga nempel pada shroud ini. Pada desain asli Hypermotard tentu saja tidak ada. Namun modifikator ramah ini memperhitungkan estetika yang sesuai dengan fungsi. 

Tentunya juga sesuai konsep yang mengedepankan bentuk visual dan fungsi, kuda besi milik Mustangin yang seorang pengusaha sapi asal Wonosobo ini memakai komponen kaki-kaki yang ideal buat turing. Sebab Mustangin memang gemar turing bersama teman-temannya dari komunitas yang menamakan diri Mega Pro Independent Wonosobo (Mezzo).

Sok depan upside down variasi. Walau buatan lokal, namun dalemannya diganti dan diolah modifikator necis ini. Contoh jalur oli diubah lebih lambat dengan perubahan lubang suling. Lubang asli  ditutup, gantinya dibuatkan baru 8 mm di atas lubang asli. Sehingga oli lebih lambat membuat kerja suspensi lebih baik. Tentu saja agak sedikit lebih keras sebab kapasitas oli ditambah 20 cc agar enak melewati jalanan.

Untuk belakang, sementara masih menerapkan ilmu hemat. Contoh swing arm handmade banana. Tapi, tetap layak dapat jempol!

KANDUNGAN LOKAL

Tidak banyak komponen mentereng nempel di kaki-kaki. Semua lokal, termasuk swing arm dan tentu saja sok. Meski begitu, tetap bisa dibuat mewah dengan penempatan pas. 

Jadi masalah bukan pada komponen yang dipakai. Namun mengolah komponen agar sesuai konsep. Mahal belum tentu sesuai dengan konsep.

Wawan sangat  memperhitungkan agar dimensi motor terihat tinggi sesuai postur Hypermotard. Paling susah justru pada pemasangan sok belakang. 

"Sempat dicoba dengan sudut sokbreker tegak, namun kompresinya enggak enak. Walaupun secara tampilan bagus. Jalan keluarnya diubah. Sudut suspensi jadi lebih miring 15 derajat dan sudah diakali dengan sistem unitrack. Jadi bisa dipastikan lebih enak," yakin modifikator humoris ini.

Modif Honda BeAT 2009, Rasa Asem Manis


BeAT garapan Han’s Motor (HM), Bogor rasanya asem-manis. Tapi, jangan dijilat tuh bodi BeAT karena gak bakal ada rasanya. Paling rasa debu yang nempel di badan motor. Tapi, filosofi airbrush BeAT yang disebut asem-manis.
“Maksudnya kayak permen Nano-Nano. Kan, permen itu warna-warni. Nah, konsep warnanya yang kita ambil,” beber Hanif ‘Han’s’ Baitullah, modifikator HC, Bogor.

Wah, benar juga grafis kelir BeAT karya HM mirip permen. Seandainya tuh permen dibuka bungkusnya, pasti sebelas-dua belas dengan BeAT HM.

Kelir dasarnya dibuat oranye, ditiban grafis kuning redup dan ditambah dengan garis hijau. “Dasarnya cuma tiga warna, merah, kuning dan hijau yang dicampur-campur. Hasilnya bisa bikin grafis berbagai warna,” tutup Han’s dari Jl. Villa Duta, Baranang Siang, Bogor

Yamaha Byson 150: Ubah Stang Byson

 Tongkrongan street fighter Byson memang tak bisa diragukan lagi. style ergonomi Byson bisa dibagi jadi dua, gaya touring bisa gaya sport dengan tubuh merunduk juga memungkinkan.

Nah bicara perubahan ergonomi yang merunduk, stang kemudi orsinya wajib diganti. Tentu saja, pilihannya model patah, seperti yang dipakai KRR-150, RG-R 150, Touch 125 atau NSR 150. Permasalahan terbarunya, konsep pemasangan stang kemudi yang selalu memakai dudukan inner tube sok depan sebagai tumpuannya, untuk jenis stang kemudi model patah ini masih belum ada ukurannya spesial buat Byson.Yamaha Byson 150: Ubah Stang Byson


Pasalnya, inner tube sok depan Byson memiliki diameter paling besar, di jajaran sport yang beredar di Indonesia, yakni 41 mm. Dan kalau ditinjau dari kontruksi stang kemudi model patah ada tiga bagian, pipa dudukan handgrip, adaptor dan braket pengait ke inner tube. Kuncinya ada di braket inner tube, wajib dibuat ulang. Bahannya bisa pakai diral atau besi, paling simpel pakai besi.

Braket orsi mesti dipotong hingga batas adaptor pipa. Kemudian buatkan braket dengan diameter dalam 41 mm, sesuai dengan diameter inner tube sok depan Byson. Dan ketebalan braket pastikan lebih dari 8 mm, agar tetap aman saat proses bongkar pasang bautnya. Kemudian sambung dengan adaptor dudukan pipa stang kemudi.

Dan saat pemasangannya, segitiga atas cukup diturunkan hingga 21 mm, sesuai dengan ketebalan braket hand made stang kemudi model patah tadi. Cara ini juga aman, sebab stang kemudi jadi tak bentrok dengan cover tangki, meskipun dipakai belok mentok.

Solusi Matik Pake Pelk Ring 17 Dan Resikonya

Efek paling terasa tarikan di putaran bawah pasti lebih berat. Sedang pada putaran atas nafasnya malah jadi jauh lebih panjang. Karena dengan diameter roda lebih besar, pada putaran mesin yang sama, jangkauan roda saat berputar jadi lebih jauh. Tapi dengan menggunakan ring 17 akan membuat tampilan matik anda lebih asik dilihat, dan sangat menunjang untuk tampilan motor drag (drag stile)

Kalau ingin tarikan bawah tetap ngacir,Khusus skutik dengan mesin standar, Paling gampang ganti per CVT pakai yang sedikit lebih keras. Efeknya tekanan puli sekunder ke V-belt jadi lebih kuat, gejala selip bisa diminimalkan, makanya tetap gesit.

Beda cara jika mesin memang sudah dioprek, terutama yang bore-up ringan. Naikkan saja rasio kompresinya.

Dengan kompresi lebih besar, ledakan di putaran bawah maka lebih kuat. Skutik kesayangan pun makin ngacir. Nah kalau mau lebih sempurna sekalian mainkan roller, Anggi memberi saran agar bobotnya diperingan, tapi cukup 1-2 gram.


kekurangan
tapak ban sangat sempit, kalau rebah minim grip, jadi mesti lebih pelan di tikungan. Apalagi jika ditambah aspal basah atau berpasir.

setelah ganti ukuran pelek adalah ngaco-nya spidometer. Ngaco bukan dalam artian jarum jadi naik-turun. Namun pembacaan jadi lebih pelan. Kalau masih pakai pelek 14 inci tertera 60 km/jam, kalau sudah ganti ring 17 inci bisa hanya sekitar 40 km/jam.

konsumsi bahan bakar. Dijamin motor lebih rakus minum bensin, karena beban mesin memutar roda lebih berat. Lebih boros sekitar 30% dibanding saat ukuran pelek masih standar.

Kamis, 10 Februari 2011

Vario Kinclong Edition

Bagaimana seandainya Variomu sekinclong ini, , :D pasti temen2 cewek pada lengket semua,   :P





Inspirasi Modif Honda Vario

Banyak yang bilang Honda Vario Techno bentuknya kayak robot dan susah buat dimodifikasi, ternyata gak juga, banyak yang dah berhasil modif Vario Technonya jadi keren abis. Apalagi sekarang gak perlu indent buat ndapetin nih motor, ada versi murahnya lagi (Non CBS Techno :mrgreen: ) , jujur livery Vario Techno yang baru dah keren, tinggal poles dikit aja tambah yahud dah. Kebetulan ane juga pake VarTech CBS generasi pertama:mrgreen: . Nah buat kamu yang punya Honda Vario Techno dan lagi ngebet banget buat modif motor kesayangan kamu, ane punya contoh variasi modif Vario Techno. Semoga Berguna…. :)






Rabu, 09 Februari 2011

Satria FU Buat Pelajar

Satria FU memang tampilannya keren Larinya juga kenceng, tapi untuk para pelajar yang doyan ngebut dan dirasa mesin standart masih kurang kenceng. Bisa aja coba tips saya ini Bikin Kenceng Lari Satria FU Buat Pelajar. tapi tips ini saya buat bukan berarti buat para remaja bisa bebas kebut-kebutan dijalanan. Hargai juga pengguna jalan yang lain, dan taati peraturan lalulintas, hehehe....

okeh langsung saja kita bongkar rahasianya agar Satria FU kamu makin kenceng larinya::

1. Langkah pertama yg paling gampang, ganti Pilot jet dengan ukuran 17.5, bisa pake punya shogun lama. Harga palingan 30rb. Klo mau lebih murah pake merek Kitaco harnganya 17,5ribuan

2. Lepas paking kepala silinder, pake 1 lapis aja yang tengah, Klo mau naikin kompresinya lebih tinggi lagi, paking blok bawah bisa dilepas dan ga usah pake paking, cukup pake lem paking aja (yang atas tetep pake 1 paking), trik ini dah dicoba mekanik jogja dan terbukti piston gak tabrakan dengan klep ataupun ada kebocoran oli.

3. Porting lubang in & out. Lubang in dan out masing-masing di gedein diameternya 1 mm Yang ini juga harus ke bengkel. Beberapa bengkel top mematok harga 300rb hingga 500rb. Tapi bengkel2 balap rumahan palingan 100rb.

4. Ganti karbu (berarti langkah nomor 1 ga perlu), saran pake punya RX King (karena murah, dan cocok dan bisa langsung pasang ke intake manifold dan filter udara standar), spuyer bisa coba PJ 20 MJ 150, setelan udara 1,5 putaran berlawanan arah jarum jam (plis note tiap motor bisa beda2), posisi klip jarum skep di ulir nomor 2 dari atas. Alternatif lain bisa juga pake punya NSR SP yakni Keihin PE 28 harga barunya 600 rbuan yang Thailand (Awas barang palsu china). Klo ganti karbu, sebaiknya juga pasang keran bensin model kompresor buat gantiin aslinya yang model vakum biar aliran bensin lancar.

5. lepas saringan udara (klo udah ganti karbu), yang dilepas hanya elemen saringan udaranya aja…itu tuh yang ada ada kertas saringanya. Sedangkan boknya masih terpasang dan tersambung ke karbu . Kalo masih tetap mau andalkan karbu standar maka saringan satndar masih dapat dipakai/dipasang tapi kertasnya di lubangi dibeberapa tempat, guntingin aja, palingan 3 lubang ukuran 0,5 x 4 cm (panjang x tinggi).

6. potong kabel koil 2 cm (ngurangin resistensi kabel sekitar 10%), Bisa dilakuin sendiri. Ingat masang kabelnya lagi harus bener2 kuat, caranya ditusukin dan diputar hingga ngedrat.

9. ganti pake busi Iridium (saran yang agak murah pake merek Sindengen/SDG 30rb) hasilnya lumayan. Klo mau tetep pake busi standar juga gapapa, cuman atur lagi celahnya jadi 0,9 – 1 mm

10. Posisi as roda pada penyetel kekencengan rantai diusahakan pada posisi sedepan mungkin, klo perlu potong 2 mata rantainya. Keuntungannya, jarak poros roda depan belakang makin pendek jadi motor lebih lincah bermanuver.khasiat lainnya buat mengurangi bunyi-bunyian dirantai karena rantai beradu dengan lengan ayun.

11. Gir depan pake yang 13 mata (standarnya 14 mata) bisa pake punya yamaha crypton ato F1ZR, ini untuk yang ingin cepet dapet top speed (Langkah ini tidak mengurangi Top Speed secara signifikan).

12. Bila masih ada dana, ganti CDI dengan CDI racing,seperti CDI Rextor atau CDI BRT.

13. Ganti knalpot free flow, nggak perlu yang mahal-mahal, bikin sendiri pun bisa asalkan bahannya bagus. dan ngga menutup kemungkinan beli yang bermerk (kalo ada dana, hehe)

Selasa, 08 Februari 2011

Modif Kawasaki Ninja R

“Kelihatannya mahal bgt, padahal bila dibandingin kita bakal dapat lebih ketimbang harus modif motor Jepang, banyak modif gila2an yang harganya melampaui harga Aprilia. tapi cuman model doank yang semua ada pada Aprilia or Mito.Upside down,ban gedhe,dll.”

Buat penggila modif mungkin anggapan ndan mungkin sedikit banyak bisa membuat mereka mengerinyitkan dahi. Tetapi bagi sebagian besar bikers terutama bagi bikers yang berpikir secara ekonomis dan bikers yang mengutamakan faktor orisinalitas mungkin anggapan ndan sangat lah tepat.

Faktor Biaya
Sebagai contoh adalah pemilik Honda Tiger Revo (nyari aman mode-on), berapapun biaya yang dikeluarkan si pemilik motor rata rata tujuan modifikasinya pun tak jauh dari model NSR SP, Aprilia maupun Cagiva Mito. Kalaupun diluar pakem tersebut mungkin mereka melakukan modifikasi ringan dengan mengganti kaki kaki depan menjadi upside down, suspensi belakang menjadi monshock hingga membeli parts parts seperti tangki bensin maupun panel belakang. Akhirnya setelah dilakukan modifikasi dengan menghabiskan biaya yang tidak sedikit jadilah sebuah motor Tiger Revo yang sedikit menyerupai Aprilia ataupun SP dengan keganjilan di sana sini. Yang paling parah adalah modifikasi radikal ala paket hemat, bermaksud melakukan penghematan biaya, yang terjadi adalah pemborosan dan terbuangnya waktu. Mengapa demikian? Banyak kejadian dimana biaya modifikasi motor malah menjadi lebih mahal dibanding biaya membeli motor “asli” yang menjadi tujuan modifikasi, sudah itu hasilnyapun malah menjadi aneh.

Faktor Orisinalitas
Ini mungkin paragraf yang paling kontroversial , Ada sebuah pertanyaan yang cukup menggelitik. Apakah dengan memakai kostum Barcelona bernomor 14 anda telah menjadi Thierry Henry? Tentu saja tidak, tetapi yang jelas anda telah menyatakan kepada siapa saja terutama kepada orang yang melihat anda bahwa anda adalah penggemar atau minimal simpatisan mantan raja Arsenal tersebut. Bahakan kalaupun Thierry Henry “asli” melihat anda pastinya iya pun akan tersenyum dengan anda. Tetapi dengan memasang fairing Yamaha R1 pada Tiger Revo anda, dan kebetulan anda berpapasan dengan Yamaha R1 betulan pastinya situasi akan berbeda. Mungkin sepintas tidak terjadi apa apa namun sebenarnya si pengendara R1 justru akan kebingungan dengan motor yang anda kendarai, bahakan seringkali justru cibiran lah yang keluar didalam pikiran si pengemudi R1 “asli” tersebut. Disamping itu apakah dengan menggunakan fairing R1 serta merta anda bisa menjadi anggot klub R1 ? Sayangnya hal itu tidak akan terjadi tetapi yang jelas motor anda akan kehilangan identitas diri.

Kreatifitas tanpa batas
Memodifikasi motor merupakan pengembangan kreatifitas tanpa batas. Tetapi tujuan memodifikasi sebaiknya murni merupakan ide orisinil, jangan meniru atau menjiplak moge yang sudah ada, apalagi menjiplak motor sport CBU yang harganya tidak seberapa (harganya hampir sama-red) dibanding harga motor anda sendiri. Yang jelas motor hasil modifikasi radikal umumnya kurang cocok untuk dipakai harian. Karena bagai manapun dalam kondisi standarlah motor paling layak digunakan untuk keperluan oprasional harian. Kalaupun tetap ingin memodifikasi motor tetapi dengan syarat harus mantap digunakan sebagai kendaraan oprasional harian, pilihan paling tepat adalah melakukan modifikasi ringan. Mengganti ban, veld stang dan sockbreaker depan atau menganti corak warna dan striping menjadi pilihan yang paling tepat.Selamat mencoba!!ndan......



Rabu, 02 Februari 2011

Satria FU Motor Gaul Permudah Pedekate

Satria FU, Motor saat ini bukan hanya dijadikan sarana transportasi saja, namun sudah menjadi sarana untuk beradu gengsi untuk para remaja. contohnya saja Satria FU, hampir di tiap kota kebanyakan para remaja menggunakan Satria FU untuk saling beradu gengsi. entah itu dari segi modifikasi ataupun siapa yang dibawa (cewek-cewek populer).

kenapa sih remaja memilih Satria FU untuk beradu gengsi???
ini dia jawabannya::

Kelebihan Satria FU::
1. Body nya yang sporty bikin yang gak ngerti modif gak perlu repot modif buat bikin motor nya jadi lebih sporty.

2. nama besar FU dan karisma FU yang membuat kita lebih gagah dan mempunyai karismatik ketika di jalan raya.

3. motor yang jarang di pake buat tukang ngojek.. (setidaknya.. walaupun sering ngebonceng . gak akan di cap sebagai tukang ojek.. )

4. Sodokan nya panjang banget … (weitss.. jgn ngeres dulu), maksudnya kalo FU nyodok gak ada abis nya tuh, 3 gigi cukup buat 500 mtr

5. Yang pasti diseganin ama anak2 underground yg suara knalpot nya brisik2 dan bawa ugal2an kalo FU masuk langsung dah bawa nya pada manis2

6. Sering dikejar2 ama motor2 CC gede maupun kecil karena penasaran mo nyoba lari bareng FU biasanya sih yg paling sering motor komeng wakakak gak bakal menang lawan FU (weitss.. no offense bro.. )

7. Modis & Stylis gak perlu modif udah oke dan sangar, mo kenceng ksh PE-28 aja udah cukup buat harian.

8. Enak diajak rebah & nikung, jadi bisa bikin motor laen iri dan coba2 mo rebah juga hehehehe

9. Kelebihan lainnya, spare part ma aksesories nya gak ada yg murah, ini bisa dibanggakan (motor mahal coy, sayapnya aja mahal)

10. Partnya masih bisa dikanibal seperti kampas rem dsb, apalagi karbunya bisa pake punya RX-king ato NSR SP

11. Tidak capek dikendarai karena enteng, apalagi kalau jok sudah dipapas.

12. Mudah nyelip2 klo jalanan macet.

13. Klo parkir masih sering diliatin orang2 (emang ada yg salah ama nih motor)

15. Paling enak klo bonceng cwe..dilihat dari struktur jok nya..(u know what i mean.. )

Acuan Modif Yamaha Mio

Setelah beberapa hari yang lalu tentang acuanmodifikasi Yamaha Jupiter MX, sekarang giliran Yamaha Mio, motor imut yang dirubah menjadi sebuah sosok motor yang terlihat lebih unik bahkan ada yang telihat lebih sangar dan garang seperti mutant, gambar modifikasi dibawah ini adalah beberapa contoh yang diambil dari beberapa web/blog yang bisa dilihat di daftar sumber di bawah ini, terlepas dari style yang selalu up to date dari waktu ke waktu, tinggal bagian mana yang bisa diambil contoh dan inspirasi untuk modifikasi Yamaha Mio anda, apalagi ditambah dengan penambahan power atau apapun itu bisa disesuaikan dengan tampilan motor anda.










Acuan Modif Jupiter MX

Motor Yamaha memang memiliki struktur body yang dinamis dan futuristik apalagi untuk Jupiter MX 135 LC, jadi untuk masalah modifikasi tidak perlu terlalu merubah secara signifikan, cukup menambah sedikit polesan dan menginstal atau pengurangan bagian tertentu, gambar-gambar modifikasi dibawah ini adalah beberapa contoh yang diambil dari beberapa website/blog yang mungkin bisa jadi acuan anda para MX rider bila tertarik untuk memanjakan tunggangan anda.

Ada beberapa banyak aliran untuk modifikasi motor ini, tiap style-nya yang kadang-kadang menjadi seperi virus yang abah, berubah dari tahun ke tahun.







Acuan Modif Satria FU

Sekarang giliran si bebek macho Suzuki Satria F150 yang dimodifikasi, memang penampilan asli yang sudah cukup garang dan dibekali performa yang mantap, apalagi bila dimodifikasi tentunya akan menjadi sosok yang sangat menarik, bicara tentang modifikasi di bawah ini ada beberapa acuan atau gambar yang bisa dijadikan inspirasi, mau dibawa kemana si macho ini oleh anda, gambar ini di ambil dari beberapa blog dan website,